Kamis, 18 September 2014

SDLC (tugas 3)


SDLC
A.    SDLC adalah tahapan –tahapan suatu pekerjaan yang di lakukan oleh seorang analis  syatem dan programmer dalam membangun sebuah sistem informasi supaya berjalan dengan di siplin dan sistematis. SDLC  juga merupakan pola yang diambil untuk mengembangkan sistem perangkat lunak, yang terdiri dari tahap-tahap:
1.      Rencana (planning)
2.      Analisis (analysis)
3.      Desain (design)
4.      Implementasi (implementaton)
5.      Uji coba (testing)
6.      Pengelolaan (maintenance)
                Langkah-langkahyang di gunakan meliputi:
                           Tahapan, seperti :
1.      Analisis
2.      Kebutuhan
3.      Desain
4.      Coding
B.     Pendekatan dalam SDLC :
1.      Waterfall approach
2.      Prototyping approach
3.      Spiral approach
4.      Win-win spiral approach
5.      Incremental approach
C.     Perbedaan antara waterfall approach dan spiral approach adalah :
a.       Waterfall
1.      Tidak bisa diulang fasenya
2.      Sulit melakuan perubahan
                                                    # adapun metode yang di gunakan :
1.      Initiation
2.      Analysis
3.      Design
4.      Construction
5.      Integration and testing
6.      Implemation and maintance
b.      Spiral
1.      Bisa di lakukan looping ketika metode terakhir terselesaikan
2.      Dapat melakukan beberapa perubahan ketika terjadi loopng
  # adapun metode yang di gunakan :
1.      Customer communication
2.      Planning
3.      Risk analysis
4.      Enginering
5.      Costruction and release
6.      Customer evaluation
D.    System Boundary adalah batasan antara sistem dan actor, semua use case harus ada dalam system boundary
E.     Langkah-langkah kerja dalam mengidentifikasi system boundary :
1.      Prioritaskan kasus penggunaan sistem. Kasus penggunaan yang menerapkan fitur dasar  dari sistem perangkat lunak memiliki prioritas tertinggi.
2.      Mengidentifikasi interaksi untuk mengembangkan sistem.interaksi yang pertama termasuk kasus penggunaan da sistem dan interaksiberturut termasuk kasus penggunaan sisa sesuai dengan prioritas mereka.

3.      Mengidentifikasi interaksi antara kasus penggunaan dan aktor dari setiap interaksi.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar